Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan – semoga Allah
menjaganya – mengatakan:
“Sebab-sebab yang menolong keterkaitan
hati kepada Allah adalah memperbanyak membaca Al-Qur’anul Karim, mengingat
nikmat-nikmat Allah Yang Maha Suci, takut dari siksaan Allah, tamak dalam
mencari pahala-Nya, dan memperbanyak berdzikir kepada Allah. Allah Ta’ala
berfirman:
الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ
قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ﴿٢٨﴾
(yaitu) orang-orang yang beriman dan
hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan
mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. Q.S. Ar-Ra’d: 28.
Demikian pula termasuk sebab yang
membantu untuk tergantungnya hati kepada Allah dengan melihat ayat-ayat-Nya
yang kauniyah(alam semesta) dan memikirkannya. Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ
وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ
﴿١٩٠﴾
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَاماً
وَقُعُوداً وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ
وَالأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ
النَّارِ ﴿١٩١﴾
190.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan
siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
191.
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam
keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi
(seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan
sia-sia. Maha Suci Engkau, maka lindungilah kami dari siksa neraka.” Q.S. Ali Imraan: 190 – 191.
(Al-Muntaqa min Fatawa Fadhilatisy-Syaikh
Shalih Al-Fauzan, jil. 1 hal. 37 – 38)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar