Simak saja persembahan mantap nan ilmiah dari Fadhilatusy Syaikh Ahmad bin ‘Umar Bazmul Hafidhahullah
untuk menyingkap salah satu Gembong Turotsiyun Internasional yang sering diundang ke Indonesia. Ya, para ‘ulama’ seisi markaz Al Albani, Yordania (Urdun) ditegur keras para ulama Ahlussunnah, dan yang dianggap paling senior yang disebut disini, ‘Ali Hasan bin Abdul Hamid Al Halaby. Semoga Bermanfaat, amin.
untuk menyingkap salah satu Gembong Turotsiyun Internasional yang sering diundang ke Indonesia. Ya, para ‘ulama’ seisi markaz Al Albani, Yordania (Urdun) ditegur keras para ulama Ahlussunnah, dan yang dianggap paling senior yang disebut disini, ‘Ali Hasan bin Abdul Hamid Al Halaby. Semoga Bermanfaat, amin.
Berikut nukilan terjemahan Siyanat Salafy jilid 1 yang diterjemahkan al Ustadz Umar al Indunisy :
“Kemudian lihatlah keadaanmu wahai Halaby! Kau memuji dan membela pentolan-pentolan mubtadi’ pada zaman ini seperti Al-Maghrawy, Al-Ma’riby, Al-Huwainy dan selain mereka dari kalangan takfiry. Engkau menamai dan mensifati mereka –-dengan sangat disayangkan– bahwa mereka itu du’at kepada aqidah yang benar, dan merek itu adalah para sahabat. Bahkan engkau sendiri menyelisihi ucapanmu sendiri di sini maka kau mensifati mereka bahwa mereka itu du’at kepada manhaj as-salaf sebagaimana pada hal. 24,49,189. Ya, dia tidak menegaskan nama-nama mereka dan dia menyamarkan nama mereka, akan tetapi perselisihannya dengan masyayikh salafiyin itu Karen mereka dan terkait dengan mereka. Dan majelisnya terekam dengan suaranya ada padanya, memeuji mereka dan membela mereka. Dan dia bertaqwa kepada Allah dalam membid’ahkan mereka.
“Kemudian lihatlah keadaanmu wahai Halaby! Kau memuji dan membela pentolan-pentolan mubtadi’ pada zaman ini seperti Al-Maghrawy, Al-Ma’riby, Al-Huwainy dan selain mereka dari kalangan takfiry. Engkau menamai dan mensifati mereka –-dengan sangat disayangkan– bahwa mereka itu du’at kepada aqidah yang benar, dan merek itu adalah para sahabat. Bahkan engkau sendiri menyelisihi ucapanmu sendiri di sini maka kau mensifati mereka bahwa mereka itu du’at kepada manhaj as-salaf sebagaimana pada hal. 24,49,189. Ya, dia tidak menegaskan nama-nama mereka dan dia menyamarkan nama mereka, akan tetapi perselisihannya dengan masyayikh salafiyin itu Karen mereka dan terkait dengan mereka. Dan majelisnya terekam dengan suaranya ada padanya, memeuji mereka dan membela mereka. Dan dia bertaqwa kepada Allah dalam membid’ahkan mereka.
Dan kau pernah ditanya pada salah satu majelis dengan pertanyaan berikut: “Apa pendapatmu tentang orang yang menyelisihi manhaj ahlus sunnah seperti Al-Huwainy, Al-Maghrawy, Al-Ma’riby dan ‘Ar’ur?”
Dan jawabanmu: “Ushul mereka, ushul aqidah mereka sunniyah salafiyah. Dan tidak seorangpun dari mereka mengatakan: “Aku bukan seorang salafy, atau saya seorang quthby, atau saya hizby, atau saya takfiry”. Bahkan semuanya berlepas diri dari hal itu, meskipun hal itu maksudnya sebatas waktu tertentu dan derajat tertentu. Maka aku takut kepada Allah dan aku bertaqwa kepadaNya dari sikap mengatakan mereka itu takfiriyun atau quthbiyun atau hizbiyun”.
Mereka itu dedengkot fitnah bagi para pemuda salafiyin dan dakwah salafiyah!! Akan tetapi kau di sini, hawa nafsumu, uji cobamu dan perasaanmu yang menghukumi. Dan ini adalah perkara nyata yang kau tolak dalam kitabmu “Ru’yah Waqi’iyah” hal. 22 sebagaimana telah lewat penyebutannya.
Dan cukup pada permasalahan ini ucapan Asy-Syaikh Rabi’ Al-Madkhaly sebagaimana dalam “Al-Mauqif Ash-Shahih min Ahlil Bida’”: “Kami mewanti-wanti pemuda salafy dari bercampur dengan mereka, bergaul dengan mereka, dan percaya kepada mereka. Maka ambilah pelajaran dari para salaf dari orang-orang yang tertipu dengan dirinya dan memandang dirinya bahwa dia akan bisa menunjuki pengikut kesesatan, dan mengembalikan mereka dari penyimpangan mereka dan kesesatan mereka. Tiba-tiba dia terhuyung dan terombang-ambing kemudian terbanting dalam pelukan ahlu bida’.Maka engkau lihat orang ini berjalan dalam lingkup dan lingkungan salafy sesuai kehendak Allah, tidaklah engkau merasa kecuali orang perlu dikasihani telah berbalik arah, tiba-tiba dia memerangi ahlus sunnah. Sesuatu yang mungkar menjadi ma’ruf baginya dan yang ma’ruf menjadi sesuatu yang mungkar baginya. Ini adalah kesesatan dari semua kesesatan. Maka kami mewanti-wanti pemuda salafy dari tertipu oleh ahlul bida’ dan percaya pada mereka.” (/ah)
Download terjemah Siyanat Salafy edisi 1 (PDF) disini http://sites.google.com/site/faktakanyghaq/home/siyanatsalafy1-terjemah.pdf?attredirects=0&d=1
Download kitab aslinya Siyanat Salafy edisi 1 (PDF) disini http://sites.google.com/site/faktakanyghaq/home/siyanatsalafi1.pdf?attredirects=0&d=1
Barakallahufiikum…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar